Business & Profile

Bisnis Menggiurkan dari Secangkir Kopi

Boomingnya petikan kalimat “Udah pada ngopi belum?” ternyata memang didasarkan pada fakta di lapangan akan kebiasaan masyarakat Indonesia yang hobi mengonsumsi kopi. Fakta inilah yang kemudian dilirik oleh sebagian kalangan untuk dijadikan peluang bisnis, seperti membuka coffee shop yang belakangan ini kian menjamur.

“Mereka yang ingin bertahan di bisnis coffee shop harus sadar betul bahwa masyarakat sekarang sudah mampu menilai kualitas dari secangkir kopi. Oleh karena itu, penting untuk terus mengobservasi dan mengevaluasi kopi yang diseduh agar menonjolkan cita rasa yang terbaik,” jelas Ardian Maulana, Professional Coffee Instructor yang juga menyandang Certified Indonesian Coffee Judge 2015-2018 dalam keterangan resmi yang diterima redaksi jakartafamilia.com.

Lebih lanjut, menjamurnya bisnis coffee shop belakangan ini menunjukkan adanya peningkatan minat masyarakat akan kebiasaan mengonsumsi kopi. Tak hanya dari jenis kopinya, ketertarikan terhadap coffee shop juga didukung oleh hal-hal unik lainnya yang ditawarkan oleh coffee shop tersebut. Beberapa hal yang ditonjolkan untuk menarik perhatian pengunjung antara lain lokasi yang strategis, konsep kedai yang menarik, hingga penyajian kopi yang berkualitas.

Untuk merespon hal ini, Ralali.com berkolaborasi dengan Koultoura Coffee mengadakan workshop mengenai teknik cupping dari perspektif coffee professional bagi para penggiat kopi khususnya di wilayah Jabodetabek, baru-baru ini.

Workshop yang bertajuk “Coffee Journey: Cupping Coffee Show” ini diisi dengan materi dari Ardian Maulana dan Ranu Prasetyo (Partnership & PR Lead Ralali.com). Antusiasme yang tinggi terlihat dari puluhan peserta yang datang dari berbagai latar belakang yang berbeda untuk memperoleh ilmu mengenai cara menilai secangkir kopi.

Racikan kopi yang tepat dibarengi dengan suasana coffee shop yang nyaman menjadi ‘survival kit’ bagi para pengusaha coffee shop agar bisnisnya berjalan dengan lancar. Untuk memastikan kopi yang disajikan memiliki kualitas terbaik, mereka yang bergelut di bisnis coffee shop harus mengetahui proses pembuatan kopi dari hulu ke hilir hingga akhirnya tersaji di dalam cangkir.

Tidak hanya mengedepankan kualitas dari kopi yang ditawarkan, saat ini coffee shop juga bersaing dari segi konsep dan lokasi. Hal ini bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat di tengah menjamurnya bisnis coffee shop, terutama di kota metropolitan. Menjadikan coffee shop yang ramai sebagai kiblat dilakukan oleh Ralali.com dengan menggandeng Koultoura Coffee. Coffee shop yang berlokasi strategis di Kedoya, Jakarta Barat ini juga memiliki konsep yang menarik dengan beragam menu kopi yang nikmat. Tak heran apabila Koultoura Coffee tidak pernah sepi pengunjung, dari mereka yang muda hingga berusia senja.

“Di era serba cepat ini, persaingan di bisnis coffee shop menjadi semakin ketat. Oleh karena itu, pebisnis di bidang ini harus mampu memanfaatkan kehadiran teknologi, baik untuk promosi maupun memperoleh kebutuhan mereka,” jelas Ranu Prasetyo.

Ranu juga yakin bahwa coffee shop merupakan bisnis dengan potensi yang menjanjikan. Mereka yang tertarik untuk menggeluti bidang ini harus paham betul seluk beluk dunia coffee shop. Mulai dari observasi rasa untuk kopi yang disajikan, hingga pengaturan ruangan dan lokasi bisnis. Melalui workshop di bidang kopi, Ralali.com berusaha memfasilitasi mereka yang membutuhkan kiat-kiat dalam menjalankan bisnis ini. (idr/dok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FOLLOW @ INSTAGRAM